PA Makale Gelar Bedah Buku II Dirangkaikan dengan Pembubaran Panitia Peresmian PTSP

Makale — Pengadilan Agama Makale kembali melaksanakan kegiatan Bedah Buku II yang dirangkaikan dengan Pembubaran Panitia Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 WITA bertempat di Wisata Alam Kondongan Fishing dan diikuti oleh keluarga besar Pengadilan Agama Makale dengan mengenakan seragam batik Mahkamah Agung.
Kegiatan Bedah Buku II merupakan salah satu bentuk pengembangan wawasan dan budaya literasi di lingkungan Pengadilan Agama Makale. Melalui kegiatan ini, aparatur diberikan ruang untuk memperluas pengetahuan, bertukar gagasan, serta membangun tradisi diskusi yang dapat menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan.
Bedah buku tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan membaca dan memahami sebuah karya, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperkaya perspektif, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur peradilan. Nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat pencari keadilan.

Selain Bedah Buku II, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembubaran Panitia Peresmian PTSP Pengadilan Agama Makale. Pembubaran panitia menjadi bagian dari proses pertanggungjawaban dan evaluasi setelah seluruh rangkaian kegiatan peresmian PTSP dapat dilaksanakan.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan apresiasi kepada seluruh anggota panitia yang telah berkontribusi dan bekerja sama dalam mempersiapkan serta menyukseskan kegiatan peresmian PTSP. Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil dari koordinasi, kerja sama, dan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang terlibat.

Pembubaran panitia sekaligus menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan kegiatan, mengidentifikasi hal-hal yang telah berjalan dengan baik, serta menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan kelembagaan di masa yang akan datang.
Perpaduan antara kegiatan Bedah Buku II dan pembubaran panitia diharapkan dapat menciptakan suasana yang tidak hanya memperkuat kapasitas intelektual aparatur, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kekompakan keluarga besar Pengadilan Agama Makale.
Melalui kegiatan tersebut, Pengadilan Agama Makale terus mendorong terbentuknya aparatur yang berintegritas, profesional, berwawasan, dan memiliki semangat untuk terus belajar serta melakukan perbaikan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan budaya belajar, Pengadilan Agama Makale berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan peradilan demi terwujudnya pelayanan yang prima, transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi masyarakat pencari keadilan.
